

Kopi Chuseyo menjual minuman kekinian Korea dengan teman bernuansa Korea. Mengusung jargon The Only KPOP Hub in The Nation, Kopi Chuseyo hadir dengan membidik komunitas KPOP dan pecinta budaya Korea (Korean Wave) sebagai pangsa pasar yang menjanjikan. Fanbase KPOP dan komunitas peminat budaya Korea merupakan pasar yang menjanjikan karena jumlah mereka tumbuh sangat cepat dan dapat ditemukan di seluruh kota di Indonesia. Kegemaran mereka mencoba hal baru dengan nuansa Korea, loyalitas yang tinggi dan daya beli yang tinggi membuat kami menghadirkan Kedai Kopi “Chuseyo” sebagai tempat berkumpul dengan sesama KPoper dan berbagi hobi.
Baca Juga: Ini Sosok di Balik Waralaba Minuman Kekinian Kopi Chuseyo
Menurutnya, perkembangan perdagangan kopi siap minum dan kedai kopi di Tanah Air berkembang pesat, kebiasaan minum kopi sambil kumpul bersama teman-teman, meningkatnya daya beli masyarakat kelas menengah dan dominasi anak muda di Indonesia. menikmati kopi adalah faktor pendorong pertumbuhan perusahaan ini. Berbagai tema, dekorasi dan cara menyeduh kopi ditawarkan sebagai konsep pemasaran untuk menarik pelanggan.
Kopi Chuseyo menghadirkan beragam minuman kekinian Korea, baik kopi maupun non-kopi. Untuk semua menu kopi, Kopi Chuseyo hanya menggunakan espresso yang baru diseduh tanpa proses penyimpanan, sehingga aman untuk perut. Cobalah beberapa kopi khas Chuseyo, seperti Dalgona, kopi krim yang dibuat dari resep asli Korea. Lalu ada Kopi Oppa, dimana minuman kekinian Korea ini menggunakan biji kopi racikan Korea. dan masih banyak lagi menu rasa khas korea lainnya.
Daniel Hermansyah saat ini adalah salah satu pendiri Kopi Chuseyo. Perusahaan minuman kekinian Korea ini didirikan dari kecintaannya pada grup musik Korea Selatan. Dia telah menjadi anggota komunitas penggemar Musik Korea (K-Pop) dan penggemar budaya Korea (Korean Wave) sejak tahun 2006. Kopi Chuseyo didirikan untuk merangkul semua penggemar K-Pop di Indonesia. Saat memulai bisnis ini, Daniel mengatakan ingin memberikan wadah bagi para penggemar Kpop di Indonesia untuk berkumpul. Menurutnya, setiap penggila K-Pop selalu berkumpul untuk melakukan berbagai kegiatan, seperti nobar (nonton bareng), karaoke, hingga gathering untuk merayakan sesuatu yang menimpa idolanya.
Sebelum memutuskan untuk membuka Kopi Chuseyo, Daniel sering menyewa tempat pertemuan di kafe atau restoran. Mahalnya biaya sewa dan adanya denda jika peserta tidak setuju berarti dia dan rekan-rekannya menghabiskan banyak uang. Pria berlatar belakang konsultan branding ini akhirnya memutuskan untuk membuka Kopi Chuseyo pada Februari 2019. Tujuan dibukanya bisnis ini adalah untuk memudahkan para penggemar K-Pop di Indonesia yang ingin berkumpul. Daniel melihat masalah yang tidak ada solusi. Dibutuhkan tempat untuk berkumpul, jadi Daniel membuat Kopi Chuseyo menggunakan jargon satu-satunya K-Pop hub di Indonesia. Keputusannya untuk membuka bisnis Kopi Chuseyo adalah keputusan yang tepat. Pasalnya, sejauh ini ia telah berhasil membuka 50 lebih gerai Kopi Chuseyo dalam waktu kurang dari dua tahun.
Baca Juga: 5 Tips Waralaba Minuman Kopi Ala Kopi Chuseyo
Jika Anda sedang mencari bisnis franchise minuman kekinian ala korea PT Kopi Oppa Korea (Kopi Chuseyo) dimana Anda akan mendapat bimbingan bisnis dari 0, silahkan hubungi sekarang atau kunjungi blog kami untuk mendapatkan wawasan seputar franchise kopi Korea dan lainnya!