

Secara teknis, semua orang tahu cara memulai usaha coffee shop. Tetapkan konsep, pelajari resep, kumpulkan dana dan staf, dan tentukan lokasi, kini Anda telah memiliki rencana dasarnya!
Baca Juga: Cara Memulai Bisnis Kopi dan Promosinya
Meskipun demikian, tidak banyak orang yang mengetahui cara memulai usaha coffee shop yang sukses. Anda perlu membekali diri dengan wawasan industri kopi, cara positioning yang tepat, serta target pasar yang sesuai.
Bisnis coffee shop kini sangat menjanjikan untuk dicoba. Selain menjadi gaya hidup kaum urban, keberadaan kopi juga membantu orang untuk tetap terjaga. Seperti mahasiswa yang mengejar deadline dan pekerja kantor yang kerja lembur. siang bolong.
Tahukah Anda, ada juga cara memulai usaha coffee shop yang sukes dengan budget terbatas? Silakan simak artikel berikut untuk mengetahui strateginya!
Model pemasaran STP sering digunakan perusahaan-perusahaan besar untuk memaksimalkan sumber daya tanpa menghabiskan banyak budget. Model ini terdiri dari Segmentation (menentukan pasar yang diinginkan sebagai audiens), Targeting (mengumpulkan karakteristik kustomer yang akan dilayani), dan Positioning (membedakan brand atau produk Anda dari kompetitor lainnya).
Dengan mengetahui siapa target pasar Anda, Anda dapat menentukan produk seperti apa yang perlu Anda sajikan. Kelompok mahasiswa kelas malam mungkin membutuhkan kopi yang dan enak, tanpa memprioritaskan visualisasi kemasan produk. Sedangkan pekerja kantor biasa mungkin lebih tertarik dengan kemasan yang unik dan rasa yang lezat.
Anda juga perlu menentukan lokasi yang sesuai. Saat ini platform online seperti Shopeefood dan GoFood telah memudahkan pemilik bisnis konsumsi untuk meluaskan jangkauan pembeli mereka. Anda perlu menempatkan coffee shop fisik Anda dengan kawasan target pasar Anda (kampus, kantor, seberang apartemen, sebelah kos) untuk memudahkan pembeli untuk menjangkau Anda.
Setelah mengetahui target pasar Anda, kini saatnya menentukan konsep coffee shop Anda. Kopi Janji Jiwa menggunakan konsep minimalist dan modern untuk menarik kustomer daerah perkotaan. Kopi Exelso menargetkan kustomer kelas atas dengan mengutamakan profesionalitas dalam pelayanan dan produknya. Ada juga Kopi Chuseyo yang mentargetkan segment terbesar, namun juga cukup spesifik untuk menfokuskan sumber daya mereka, yakni komunitas Kpop Indonesia.
Kopi Chuseyo menggunakan strategi branding yang membuat mereka terkenal sebagai satu-satunya hub komunitas Kpop Indonesia dengan menerapkan tema budaya Korea dan Kpop secara konsisiten pada tiap franchise mereka.
Konsistensi pada konsep dan tema coffee shop Anda akan membuat Anda mudah dikenali (brand awareness) dan juga menarik kustomer untuk mengingat produk serta brand Anda.
Jika Anda mengingat kopi keliling Jago Coffee, bisnis kopi ini sempat viral berkat model transportasi yang cukup unik. Alih-alih sepeda atau mini truck, Yoshua Tanu, pemiliki Jago Coffee, menjajakan coffee shop keliling ini dengan sepeda listrik yang dimodifikasi sedemikian rupa sehingga dapat juga menampung bahan-bahan kopi serta gelas dan mesinnya.
Konsep coffee shop keliling ini telah lama dikenal, namun dengan kemajuan teknologi saat ini, Anda dapat juga mengakali bagaimana agar coffee shop Anda juga dapat dikenal baik dan unik oleh pelanggan.
Jika Anda ingin menggunakan coffee shop konvensional, Anda perlu membiasakan diri dengan daur ulang. Anda dapat menghemat biaya dengan menggunakan perabotan dan dekorasi. dari thriftshop, DIY ataupun daur ulang ketimbang membeli baru. Dengan sanitasi dan visual yang menarik, Anda dapat barang bekas menjadi perabotan yang baru dan nyaman.
Salah satu aspek yang mendorong orang untuk membeli adalah pengetahuan. Seseorang akan lebih cenderung membeli sesuatu yang dikenali atau diketahui sebelumnya. Jika brand dan produk Anda sering terlihat, meski untuk sesaat, audiens akan merasa lebih ‘terjamin’ untuk membeli produk Anda.
Anda dapat menggunakan media sosial terutama Facebook, Instagram, dan YouTube untuk mengunggah konten yang menarik, dan gunakan juga SEO untuk agar konten Anda terbaca oleh Google. Buatlah situs web untuk informasi lengkap produk dan brand Anda, sehingga brand Anda juga akan terlihat semakin kredibel.
Jika Anda memilih untuk menggunakan konsep coffee shop keliling, Anda dapat menjangkau lebih banyak audiens. Jika Anda memilih coffee shop konvensional, Anda perlu mendaftarkan diri sebagai penjual di platform seperti Shopeefood, Grabfood, dan lainnya agar memperluas jangkauan produk Anda.
Baca Juga: K-Pop dan Kafein Bareng Kopi Chuseyo
Jika Anda sedang mencari bisnis franchise kopi ala korea PT Kopi Oppa Korea (Kopi Chuseyo) dimana Anda akan mendapat bimbingan bisnis dari 0, silahkan hubungi sekarang atau kunjungi blog kami untuk mendapatkan wawasan seputar franchise kopi Korea dan lainnya!