

Franchise cafe kopi merupakan salah satu jenis bisnis yang menjanjikan dalam beberapa tahun terakhir dan diperkirakan akan terus berkembang. Kopi tidak lagi identik dengan minuman untuk orang tua, tetapi juga menjadi minuman favorit anak-anak.
Persaingan di industri kopi semakin ketat, namun bukan berarti Anda tidak memiliki peluang untuk sukses di bidang ini. Jika Anda berencana untuk membuka kedai kopi sendiri, Anda membaca artikel yang tepat!
Baca Juga: Rahasia Kesuksesan Franchise Minuman 2020 – 2021
Minum kopi tidak hanya menjadi tren akhir-akhir ini, tetapi sudah menjadi gaya hidup bagi penduduk kota. Orang-orang saat ini lebih suka minum kopi di kedai kopi daripada di rumah. Berikut beberapa alasan mengapa bisnis franchise cafe kopi memiliki prospek yang baik di tahun 2021.
Dengan modal kecil, pebisnis franchise cafe kopi bisa meraup untung banyak di tahun pertama. Saat ini, tempat yang bagus bukanlah suatu keharusan, sehingga pengusaha tidak perlu mengeluarkan banyak modal untuk membangun kedai kopi sendiri. Konsumen lebih mementingkan kualitas dan harga, apalagi kini mereka juga memiliki pilihan untuk memesan kopi melalui aplikasi online.
Pengusaha franchise cafe kopi juga tidak perlu bingung mencari supplier yang menjual biji kopi dan alat pembuat kopi karena semuanya telah disediakan dari perusahaan franchise. Hal terpenting adalah menemukan perusahaan franchise yang tepat, sehingga bahan yang diberikan sesuai dengan kualitas. Bahan-bahan lain yang mendukung kualitas kopi, seperti gula, susu dan alpukat, juga akan disediakan dari pusat.
Berbagai variasi kopi rumahan seperti Sidikalang, Gayo, Besemah, Flores, Lampung dan lain-lain juga menambah kecintaan konsumen terhadap kopi lokal. Dan karena minum kopi sudah menjadi gaya hidup sehari-hari, tidak bisa dihilangkan begitu saja. Hal ini berbeda dengan tren minuman kekinian yang hilang dan pergi.
Alasan ketiga yang membuat bisnis franchise cafe kopi menguntungkan adalah tren perkembangan konsumen yang stabil. Data Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) Badan Pusat Statistik menunjukkan rata-rata konsumsi kopi per kapita penduduk Indonesia stabil.
Menurut Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian Kementerian Pertanian, konsumsi kopi nasional pada 2016 mencapai sekitar 250.000 ton dan tumbuh dari 10,54 persen menjadi 276 ribu ton. Konsumsi kopi Indonesia selama periode 2016-2021 diperkirakan tumbuh rata-rata 8,22% per tahun. Pada 2021, pasokan kopi diprediksi mencapai 795 ribu ton dengan konsumsi 370 ribu ton, sehingga surplus 425.000 ton.
Ketua Dewan Kopi Indonesia Anton Apriyantono mengatakan pertumbuhan tersebut merupakan sinyal positif. Pasalnya, harga kopi dunia sedang dilanda penurunan nilai akibat produksi yang melimpah. Menurut beliau, preferensi masyarakat terhadap kopi murni dari daerah istimewa seperti Robusta Gayo juga semakin meningkat. Ini adalah kabar baik, karena harga kopi internasional telah jatuh karena produksi skala besar dari beberapa negara.
Baca Juga: 9 Tips Menjalankan Waralaba Paket Minuman Kekinian
Jika Anda sedang mencari bisnis franchise minuman kekinian ala korea PT Kopi Oppa Korea (Kopi Chuseyo) dimana Anda akan mendapat bimbingan bisnis dari 0, silahkan hubungi sekarang atau kunjungi blog kami untuk mendapatkan wawasan seputar franchise kopi Korea dan lainnya!