

Semua orang sepertinya mengunggah foto dan video tutorial cara membuat dalgona di media sosial. Beberapa berhasil, yang lain gagal membuat kopi dalgona. Beberapa mencoba untuk menjadi informatif, beberapa hanya meningkatkan sisi komedi dalam membuat kopi dalgona. Dalgona adalah kopi viral yang memesona banyak orang.
Baca Juga: 3 Tips Menerapkan Desain Cafe Korea
Minuman berbahan dasar susu, gula, dan kopi instan menjadi tren sejak awal Maret 2020. Video-video cara membuat kopi dengan busa susu ini mulai membanjiri linimasa media sosial seperti Instagram, TikTok, Twitter dan lain-lain. Kopi dalgona dilaporkan mendapatkan popularitas karena bahannya sedikit, murah, dan mudah didapat. Selain itu, membuat kopi Dalgona terbukti menjadi penyelamat yang mengenyangkan bahkan selama masa karantina. Tapi dari mana sebenarnya dalgona coffee itu berasal? Mengapa awalnya sangat terkenal dari Korea Selatan dan menyebar ke seluruh dunia?
Ketika orang ditanya tentang “kopi dalgona” akhir-akhir ini, kebanyakan orang akan menggambarkan secangkir minuman berbahan dasar susu. Kemudian di atasnya diberi whipped cream. Namun jika ke Korea Selatan, dalgona adalah permen manis berbahan dasar gula, bukan minuman kopi.
Tidak banyak orang yang tahu bahwa dalgona, atau “ppopgi” dalam bahasa Korea, berarti “minuman madu”. Camilan ini memiliki cita rasa yang dapat mengembalikan kenangan masa kecil pada orang-orang yang tumbuh di tahun 70-an hingga 80-an. Jajanan dulu sangat populer dan murah. Karena hanya membutuhkan bahan-bahan seperti air, gula dan baking soda. Rasa permen ini sangat manis di awal dan sedikit pahit di akhir. Namun, di balik rasanya yang manis ada sejarah pahit dari permen ini.
Camilan ini awalnya dibuat setelah Perang Korea pada 1950-1953. Personel militer Amerika Serikat mengirimkan permen atau gula-gula untuk anak-anak setempat. Orang tua mereka yang tidak punya uang untuk membeli permen, mencoba membuat versi mereka sendiri. Mereka membuat versi permen yang sederhana dan improvisasi. Dalgona dibuat dengan mencampur gula dan merebusnya dalam air sampai warnanya mulai kuning pucat. Kemudian diberi baking soda agar mengembang. Saat dingin, air gula menjadi keras, ringan dan renyah. Taktik orang tua berhasil dan anak-anak menyukainya. Sejak saat itu, jajanan ini populer hingga tahun 80-an, dimana dalgona dijual dalam bentuk lolipop (permen), dengan stempel berbeda di tengahnya.
Rasanya tidak seperti karamel tetapi memiliki tekstur yang renyah dan mudah larut di mulut. Dalgona akhirnya mulai dilupakan karena kalah pamor dengan makanan cepat saji asal Amerika Serikat yang masuk ke Korea Selatan pada tahun 1988. Oleh karena itu, bagi generasi Korea yang tumbuh pada tahun 70-an hingga 80-an, dalgona mampu mengingat kembali kenangan masa kecil. Jadi kenapa permen bisa menjadi kopi? Pada awal Januari 2020, sebuah program televisi Korea Selatan menampilkan aktor terkenal Jung Il-woo. Saat itu, dia sedang duduk di sebuah kafe di Makau. Pemilik kafe membuatkannya minuman kopi dengan gula yang diaduk 400 kali dan ditambahkan air panas dan es batu.
Baca Juga: Ingin Membuka Franchise Coffee? Rencanakan 5 Hal Ini Yuk
Jika Anda sedang mencari bisnis franchise kopi ala korea PT Kopi Oppa Korea (Kopi Chuseyo) dimana Anda akan mendapat bimbingan bisnis dari 0, silahkan hubungi sekarang atau kunjungi blog kami untuk mendapatkan wawasan seputar franchise kopi Korea dan lainnya!