

Kopi Chuseyo hadirkan menu beef bowl yang memadukan garlic rice dengan beef bulgogi yang diciptakan khusus oleh Chef William Gozali (Willgoz), pemenang MasterChef Indonesia Season 3. Nah, tahukah Anda bahwa beef bulgogi merupakan menu yang mendunia?
Baca Juga: Cerita di Balik Kedai Kopi Korea Legendaris, Kopi Chuseyo
Beef bulgogi merupakan menu olahan daging sapi khas Negeri Ginseng, Korea Selatan. Menu ini sudah cukup mendunia karena percampuran cita rasa antara gurih dan manis sehingga menggugah selera makan. Tak heran, Kopi Chuseyo menjadikannya sebagai menu makanan unggulan. Rupanya menu yang disajikan Kopi Chuseyo ini memiliki banyak fakta menarik, mulai dari sejarah hingga cerita unik di baliknya. Yuk simak tulisan tentang bulgogi lebih lanjut di bawah ini. Siap-siap tergoda ya!
Bulgogi dipercaya konon sudah dinikmati oleh masyarakat Korea Selatan sejak masa Dinasti Goguryeo, sekitar tahun 37 SM-668 M. Oleh sebab itu, bulgogi bisa dibilang sebagai menu olahan daging klasik yang khas.
Menu bulgogi ini lahir dari perkembangan makanan dari sate alias maekjeok yang umumnya menggunakan daging babi. Lalu, maekjeok atau sate ini berkembang kembali menjadi seoryamyeok, yaitu olahan daging dengan rendaman kaldu dingin yang khas. Setelah itu, munculah neobiani yang memiliki cita rasa dan tampilan serupa bulgogi saat ini.
Menariknya lagi, menu ini dulu hanya bisa dinikmati oleh kaum bangsawan atau ningrat saja.
Pembuatan bulgogi ini tidak asal dalam pemilihan bagian daging. Bahkan bisa dibilang pemilihan daging menjadi faktor terpenting atau kunci keberhasilan masakan ini. Sirloin dan tenderloin menjadi bagian yang umum digunakan untuk membuat menu bulgogi. Hanya bagian pilihan dengan cita rasa tinggi yang bisa digunakan. Oleh sebab itu, tak heran jika hasilnya dapat Anda nikmati dengan cita rasa sempurna. Sama halnya dengan menu Korean Beef Bowl milik Kopi Chuseyo yang menggunakan daging pilihan dengan resep bulgogi olahan Chef Willgoz.
Sekilas menu bulgogi dengan yakiniku terbilang mirip dari segi cita rasa maupun tampilan. Namun, keduanya adalah dua hidangan yang berbeda. Bulgogi berasal dari Korea Selatan dengan menggunakan olahan daging sapi dan cita rasa yang cenderung manis. Sedangkan, yakiniku menggunakan daging yang bervariasi, seperti jeroan, babi, dan sapi. Cita rasa yang dihasilkannya pun cenderung tidak semanis bulgogi.
Berbeda dengan kimchi, bulgogi memiliki cita rasa yang mudah diterima di lidah orang umum. Masyarakat Indonesia pun banyak merasa cocok dengan olahan daging yang cenderung manis ini.
Menu klasik bulgogi ini juga dapat dimodifikasi dengan kuliner modern. Tidak hanya dinikmati sebagai daging panggang bersama nasi, kini bulgogi juga bisa dipadukan dengan burger atau roti-rotian. Kombinasi antara bun burger, bulgogi beef, dan kimchi memberikan cita rasa baru yang unik. Tentunya, burger bulgogi ini masih banyak masuk di lidah orang-orang umum ya. Menarik sekali, bukan?Itu dia lima fakta menarik tentang bulgogi yang menginspirasi Anda untuk mencicipi atau bahkan menjual ke publik. Nah, menariknya Kopi Chuseyo berkolaborasi dengan Chef Willgoz menghasilkan Korean Beef Bowl sebagai menu baru. Menu ini bisa menjadi nilai unik dari bisnis franchise cafe ala Korea.
Baca Juga: Kopi Chuseyo Tawarkan Franchise Kopi Korea Sekaligus Wadah Penggemar K-Pop
Jika Anda sedang mencari bisnis franchise minuman kekinian ala korea Kopi Chuseyo dimana Anda akan mendapat bimbingan bisnis dari 0, silahkan hubungi sekarang atau kunjungi blog kami untuk mendapatkan wawasan seputar franchise kopi Korea dan lainnya!